13 Okt 2022·1 menit membaca

Google Workspace Berkembang dengan Integrasi Baru, API, dan Alat Pengembang

Google memperluas kemampuan Workspace dengan memperkenalkan integrasi baru dengan partner aplikasi dan fitur developer, membuka ekosistemnya di luar layanan yang dimiliki.

Google Workspace Berkembang dengan Integrasi Baru, API, dan Alat Pengembang

Google Workspace, sebelumnya dikenal sebagai G Suite, telah meluncurkan berbagai penyempurnaan selama konferensi Google Cloud Next. Update komprehensif ini mencakup fitur berorientasi pengguna, integrasi, dan alat developer yang memperluas ekosistem Google Workspace jauh melampaui layanan asli Google.

Meskipun Google Workspace sebelumnya telah mendukung beberapa fitur integrasi, seperti add-on di Gmail, pembaruan ini menandai lompatan kemajuan yang signifikan. Google bertujuan untuk membuat platformnya lebih terbuka dan dapat diperluas dengan dukungan untuk vendor pihak ketiga dan serangkaian API baru. Ini akan memungkinkan bisnis memanfaatkan kekuatan penuh Google Workspace dan mengoptimalkan produktivitas dan kolaborasi.

Dalam pembaruan ini, Google membuka chip pintarnya untuk vendor pihak ketiga. Chip pintar adalah tautan ke dokumen lain, kontak, dan informasi relevan yang ditemukan di dalam Google Docs yang dapat ditambahkan dengan mengetikkan "@". Sebagai bagian dari peluncuran awal, Google telah bekerja sama dengan AODocs, Atlassian, Asana, Figma, Miro, dan Tableau, yang semuanya sedang membangun integrasi. Selain itu, kumpulan API baru untuk Google Chat dan Meet memperluas kemungkinan bagi pengembang untuk membuat integrasi dan menambahkan fungsionalitas yang memulai rapat, memulai obrolan langsung dari aplikasi mereka. Mitra peluncuran untuk API ini adalah Asana dan LumApps, sementara lebih banyak API akan tersedia di awal tahun 2023.

Google juga telah memperkenalkan kit pengembangan perangkat lunak (SDK) add-on Meet, yang memungkinkan developer untuk mengintegrasikan aplikasi mereka dengan Meet dengan lancar. Misalnya, Figma akan memungkinkan tim berkolaborasi dalam desain, sementara FigJam membawa papan tulis kolaboratifnya ke Meet melalui SDK ini. Untuk memenuhi tren low-code dan no-code yang terus berkembang, Google meluncurkan integrasi baru dengan AppSheet. Kemitraan ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan alat no-code Google untuk membuat integrasi yang kuat dengan Google Chat, membuatnya semakin mudah untuk menyesuaikan Google Workspace sesuai kebutuhan mereka. Pembaruan transformatif pada Google Workspace menghadirkan peluang menarik bagi pengguna dan vendor eksternal. Dengan integrasi baru ini, pengguna dapat berkolaborasi dengan lebih efektif dan merampingkan alur kerja mereka.

Selain langkah Google, platform lain juga menyediakan solusi low-code, no-code untuk bisnis. Salah satu platform tersebut adalah AppMaster , yang telah terbukti menjadi alat yang berharga bagi mereka yang ingin membuat aplikasi yang dapat diskalakan dengan mudah. Platform no-codeAppMaster.io menawarkan UI yang intuitif, menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi pengguna yang mencari solusi pembangunan aplikasi yang andal dan mudah diakses. Karena ruang kerja digital terus berkembang, sangat penting untuk memperhatikan perkembangan dan penawaran terbaru, karena mereka berpotensi memengaruhi produktivitas dan kolaborasi secara signifikan dalam organisasi mana pun.

Easy to start
Create something amazing

Experiment with AppMaster with free plan.
When you will be ready you can choose the proper subscription.

Get Started