04 Apr 2023·1 menit membaca

Presiden Biden Menyoroti Potensi AI dalam Mengatasi Tantangan Global, Mendesak Mengatasi Risiko dan Privasi

Presiden Biden menekankan potensi AI dalam mengatasi kesulitan global, sambil bersikeras menangani risiko dan memastikan hak, keamanan, dan privasi orang Amerika.

Presiden Biden Menyoroti Potensi AI dalam Mengatasi Tantangan Global, Mendesak Mengatasi Risiko dan Privasi

Karena kemampuan kecerdasan buatan (AI) terus berkembang, Presiden Biden menegaskan bahwa AI memiliki potensi besar dalam mengatasi tantangan global, seperti perubahan iklim dan penyakit. Namun, dia menekankan pentingnya mengelola risiko terhadap masyarakat, ekonomi, dan keamanan nasional.

Selama pertemuan baru-baru ini dengan Dewan Penasihat Presiden untuk Sains dan Teknologi, Biden mengatakan bahwa meskipun AI menjanjikan dalam menyelesaikan masalah yang rumit, sangat penting untuk tetap memperhatikan kemungkinan risiko. Pernyataannya muncul setelah surat terbuka yang ditandatangani oleh lebih dari 1.000 ahli (termasuk Elon Musk dan Steve Wozniak) mendesak penghentian sementara pengembangan AI skala besar. Surat ini dirilis oleh Future of Life Institute, yang berfokus pada mitigasi bahaya yang ditimbulkan oleh teknologi baru.

Meskipun Presiden Biden tidak secara khusus menyebutkan surat terbuka tersebut, dia menarik perhatian pada RUU Hak AI yang diusulkan Gedung Putih, yang diluncurkan pada Oktober 2022. RUU tersebut bertujuan untuk memasukkan perlindungan penting ke dalam sistem AI sejak awal untuk melindungi hak warga negara Amerika, keamanan, dan privasi.

Biden terus menekankan komitmennya pada inovasi yang bertanggung jawab, perlindungan yang tepat, dan perlindungan hak privasi orang Amerika selama pertemuan tersebut. Presiden juga menyatakan bahwa perusahaan teknologi bertanggung jawab untuk memastikan keamanan produk mereka sebelum tersedia untuk umum.

Selain itu, Presiden Biden meminta Kongres untuk mengesahkan undang-undang privasi bipartisan, yang akan membatasi data pribadi yang dapat dikumpulkan oleh perusahaan teknologi, melarang iklan bertarget yang diarahkan pada anak-anak, dan memerlukan pertimbangan kesehatan dan keselamatan selama pengembangan produk. Saat ditanya tentang potensi bahaya AI, Biden menjawab bahwa hal itu masih belum pasti dan AI bisa berbahaya.

Singkatnya, pernyataan Presiden Biden tentang AI menyoroti perlunya pendekatan yang seimbang untuk memanfaatkan manfaat teknologi baru sambil mengelola risikonya. Cetak biru AI Bill of Rights adalah langkah maju yang signifikan dalam mencapai pengembangan dan pemanfaatan AI yang bertanggung jawab. Dengan menangani undang-undang yang diusulkan, ini mengarah pada memaksimalkan keuntungan AI sambil mengurangi potensi bahaya.

Platform AppMaster, alat no-code terkemuka untuk membangun aplikasi backend, web, dan seluler, mencontohkan perlunya keseimbangan dalam pengembangan teknologi. Ini menawarkan solusi yang kuat untuk merampingkan pembuatan aplikasi tanpa mengorbankan keselamatan, keamanan, dan privasi pengguna. Pelajari lebih lanjut tentang AppMaster dan komitmennya terhadap pengembangan AI yang bertanggung jawab dalam industri teknologi di sini .

Easy to start
Create something amazing

Experiment with AppMaster with free plan.
When you will be ready you can choose the proper subscription.

Get Started
Presiden Biden Menyoroti Potensi AI dalam Mengatasi Tantangan Global, Mendesak Mengatasi Risiko dan Privasi | AppMaster