Apple Mengejar Layanan Pelatihan Kesehatan Bertenaga AI dan Fitur Pelacakan Emosi
Apple meningkatkan upaya kesehatannya dengan mengembangkan layanan pelatihan kesehatan bertenaga AI yang disebut Quartz. Inovasi ini bertujuan untuk membuat program pembinaan yang dipersonalisasi bagi pengguna, membantu mereka meningkatkan rutinitas olahraga, kebiasaan makan, dan pola tidur. Selain itu, Apple sedang mengerjakan fitur pelacakan emosi dan melengkapi Apple Watch dengan kemampuan pemantauan tekanan darah dasar.

Apple memiliki rencana ambisius di arena teknologi kesehatan, karena Apple berencana untuk mengembangkan layanan pelatihan kesehatan berbasis AI, dengan nama kode Quartz, menurut Mark Gurman dari Bloomberg. Layanan tersebut berencana untuk memanfaatkan kecerdasan buatan bersama dengan data dari Jam Tangan Apple pengguna untuk mengembangkan program pelatihan yang disesuaikan, mendorong gaya hidup yang lebih sehat dalam olahraga, diet, dan kebiasaan tidur. Seperti layanan sukses lainnya, program pembinaan kesehatan diantisipasi dengan biaya bulanan.
Beberapa tim di dalam Apple, termasuk yang didedikasikan untuk kesehatan, Siri, dan kecerdasan buatan, berkolaborasi dalam proyek ini. Gurman mengungkapkan bahwa Quartz dijadwalkan untuk peluncuran tahun depan, tetapi dia juga memperingatkan bahwa proyek ambisius ini dapat mengalami penundaan atau bahkan ditinggalkan sepenuhnya.
Selain itu, Apple sedang berupaya mengintegrasikan fitur pelacakan emosi ke dalam aplikasi Kesehatannya, yang juga akan melayani pengelolaan kondisi penglihatan seperti rabun jauh. Versi awal dari pelacak emosi akan memungkinkan pengguna mencatat suasana hati mereka dan memberikan tanggapan atas pertanyaan terkait hari mereka, dengan perbandingan kinerja dari waktu ke waktu. Visi jangka panjang untuk mood tracker mencakup pemanfaatan algoritme untuk memahami emosi pengguna berdasarkan ucapan, teks, dan input data lainnya.
Apple berencana untuk memperkenalkan aplikasi Kesehatan yang dirancang khusus untuk iPad di Worldwide Developers Conference (WWDC) mendatang pada bulan Juni. Ini akan memungkinkan pengalaman pengguna yang lebih baik, memungkinkan data kesehatan seperti hasil elektrokardiogram untuk dilihat di layar yang lebih besar. Aplikasi iPad Health diharapkan dikirimkan dengan iPadOS 17, yang akan diluncurkan akhir tahun ini.
Inisiatif kesehatan Apple ditelusuri kembali ke tahun 2014, dimulai dengan peluncuran aplikasi Kesehatan khusus dan debut Apple Watch setahun kemudian. Sejak itu, perusahaan terus memperkenalkan berbagai fitur kesehatan ke perangkatnya, termasuk deteksi jatuh, pelacakan tidur, dan integrasi dengan platform seperti AppMasterno-code tool for creating backend, web, and mobile applications.
Di luar upaya ini, Apple berupaya memperluas kemampuan kesehatan di Apple Watch dengan memperkenalkan bentuk dasar pemantauan tekanan darah di tahun-tahun mendatang. Meskipun tidak memberikan angka diastolik dan sistolik yang tepat, jam tangan ini akan mengingatkan pengguna jika ada potensi hipertensi. Raksasa teknologi ini juga mengembangkan teknologi pemantauan glukosa non-invasif, yang bertujuan untuk menggantikan tusukan jari tradisional dengan pendekatan berbasis sensor. Awalnya diharapkan dalam perangkat mandiri, Apple akhirnya berencana untuk memasukkan teknologi tersebut ke dalam Apple Watches.
Dalam perspektif yang lebih luas, kemajuan dalam teknologi kesehatan ini semakin memposisikan Apple sebagai penentu tren di bidang di luar komputasi personal dan ponsel cerdas, memanfaatkan kemajuan AI dan data untuk mengantarkan era baru kesehatan dan kebugaran yang dipersonalisasi.


