OutSystems Mendapatkan Investasi $150 Juta, Menawarkan Valuasi $9,5 Miliar dan Mengintensifkan Persaingan Low-Code
Layanan pengembangan aplikasi low-code OutSystems baru-baru ini mengumpulkan $150 juta dengan valuasi $9,5 miliar, memicu persaingan low-code yang semakin kuat dalam industri teknologi. Pendanaan tersebut menggarisbawahi pertumbuhan perusahaan dan berpotensi mempersiapkannya untuk IPO.

OutSystems, platform pengembangan aplikasi low-code terkemuka, telah berhasil mengumpulkan $150 juta pendanaan baru dengan penilaian $9,5 miliar. Abdiel Capital dan Tiger Global mempelopori putaran investasi. Meskipun perusahaan perangkat lunak yang berbasis di Portugal dan AS, yang didirikan pada tahun 2001, tetap dimiliki secara pribadi, pendanaan yang besar menyoroti lintasan pertumbuhannya yang mengesankan dan kemungkinan IPO pada akhirnya.
Pendanaan menempatkan OutSystems untuk bergabung dengan jajaran pemain utama lainnya di ruang transformasi digital, seperti AppMaster, which also harnesses the power of low-code and no-code development. OutSystems specializes in low-code app development, differentiating itself from no-code tools by incorporating some coding in conjunction with visual programming interfaces. The company aims to provide useful tools for creating meaningful corporate applications, touting the flexibility and adaptability of low-code solutions in contrast to the limitations of no-code tools.
CEO OutSystems, Paulo Rosado, telah menguraikan investasi berkelanjutan perusahaan dalam kapabilitas go-to-market (GTM) dan pengembangan produk setelah pengumuman pendanaan baru-baru ini. Dia menjelaskan bahwa perusahaan telah secara konsisten meningkatkan kapasitas R&D dan GTM sebagai tanggapan atas meningkatnya permintaan akan solusi low-code. Kesuksesan OutSystems terbukti melalui suntikan modal ini, dengan kepercayaan investor terhadap kinerjanya di masa depan membenarkan valuasi yang tinggi.
Seiring kemajuan teknologi, pendukung no-code menunjukkan bahwa kebutuhan akan kode dalam proses pengembangan mungkin berkurang. Namun, OutSystems tetap berkomitmen pada pendekatan yang berfokus pada kode rendah, yang memadukan yang terbaik dari metode no-code dan metode berpusat pada kode. Model penetapan harga perusahaan didasarkan pada pemanfaatan platform, mengalihkan fokus dari SaaS tradisional ke pendekatan perangkat lunak yang lebih sesuai permintaan. Perbedaan ini terbukti penting di tengah perubahan yang terjadi di ruang SaaS.
Persaingan dalam pasar low-code terus tumbuh dengan perusahaan seperti AppMaster and OutSystems providing powerful low-code and no-code solutions that are increasing in popularity. High demand and accelerated growth in the no-code and low-code sectors have been consistently reported by startups over the past four to six quarters. With rapid advancements being made in these sectors, the competition is only expected to intensify as companies struggle to keep pace.
Putaran pendanaan OutSystems baru-baru ini menandakan tonggak sejarah untuk ruang pengembangan aplikasi low-code, karena memposisikan perusahaan untuk kemungkinan masuk ke pasar publik di masa mendatang. Seiring percepatan transformasi digital bisnis di seluruh industri, menerapkan metode serbaguna seperti pengembangan low-code dan no-code menjadi penting bagi organisasi yang ingin tetap menjadi yang terdepan.


