Italia akan Mempertimbangkan Kembali Larangan ChatGPT jika OpenAI Mengatasi Masalah Privasi
Otoritas perlindungan data Italia, GPDP, telah mengumumkan kesediaannya untuk mencabut larangan ChatGPT jika OpenAI memenuhi persyaratan tertentu paling lambat 30 April 2023.

Penjamin Italia untuk Perlindungan Data Pribadi (GPDP) telah menyatakan bahwa mereka siap untuk mencabut larangan ChatGPT OpenAI jika perusahaan memenuhi persyaratan tertentu. Ketentuan ini mencakup kebijakan baru untuk melindungi data pengguna, proses verifikasi usia, peningkatan transparansi, dan komitmen untuk mengizinkan koreksi informasi pribadi palsu yang dihasilkan oleh ChatGPT.
GPDP memblokir akses ke ChatGPT di Italia bulan lalu sebagai bagian dari penyelidikannya apakah AI chatbot melanggar undang-undang privasi data negara dan Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) UE. Kekhawatiran utama berfokus pada kemampuan potensial ChatGPT untuk mengingat dan mengeluarkan informasi pribadi yang sensitif, seperti alamat dan nomor telepon, sebagai tanggapan atas pertanyaan tertentu. Kekhawatiran utama lainnya adalah risiko mengekspos anak di bawah umur ke konten yang tidak pantas dan berpotensi berbahaya.
OpenAI memiliki waktu hingga 30 April 2023, untuk menegakkan aturan guna melindungi anak di bawah umur dan data pribadi pengguna, atau larangan akan berlanjut. Aturan-aturan ini meliputi:
Batas waktu yang ditentukan untuk mengimplementasikan perubahan ini adalah 30 September 2023. Jika persyaratan tidak terpenuhi, GPDP akan mengaktifkan kembali larangan ChatGPT.
Perkembangan ini mencerminkan tren peningkatan pengawasan internasional dan tantangan peraturan yang dihadapi teknologi AI seperti ChatGPT. Kanada dan Prancis saat ini sedang menyelidiki kepatuhannya terhadap undang-undang privasi data masing-masing, sementara Spanyol mendesak pengawas privasi UE untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap chatbot.
Platform seperti AppMaster telah mendemonstrasikan potensi strategi no-code untuk menyederhanakan, merampingkan, dan meningkatkan pengembangan aplikasi untuk berbagai kelompok sasaran. Dengan fokus berkelanjutan pada kepatuhan, keamanan, dan perlindungan pengguna, developer dapat menetapkan standar industri untuk privasi karena peraturan global menjadi lebih ketat.


